Paskah Bom Paskah, Perempuan muslim Srilangka tinggalkan hijab dan cadar sementara.

By | Mei 01, 2019 Leave a Comment

                                                   


MedanTribun
Ketegangan religius di tambanh keputusan pemerintah yang melarang Cadar dan penutup wajak sejak tragedi bom Paskah membuat para perempuan Muslim Sri Langka terpaksa melepas hijab, cadar atau abaya yang bisa mereka kenakan.

Raksasapoker - POKER | BANDAR POKER | BANDARQ | DOMINO99 | SAKONG | CAPSA

"Saya tidak lagi mengenakan abaya dan hijab beberapa hari belakangan ini karena berbagai komentar dan para wajah memandang saya, ujar seorang perempuan yang tidak mau disebut indentitasnya.

"Saya akan mengenakan hijab kembali  jika situasi sudah tenang dan warga mulai tidak terlalu paranoid.

"Sebenernya hijab tidak di larang tetapi banyak orang melihat dengan curiga saat melihat saya saat mengenakan hijab .

Marenna  Thata Refai, seorang pendakwa dan ketua seorang organisasi perempuan, mengatakan, untuk saat ini lebih baik mengikuti larangan yang dii terapkan pemerintah dari padah memicu ketegangan antar agama.

"Ini bukan satnya memperdebatkan, masalah hak, lebih dari 250 orang dewasa dan 500 orang lainnya Turunkan emosi mari bicarakan masalah dengan tenang.

Merena tidak melihat dengan adanya alasan rasional larangan mengenakan hijab atau cadar yang diberlakukan pemerintah.

Sebab, tak satu pun bom bunuh diri menutup indinitas mereka saat meledakan gereja dan sejumlah hotel di minggu paskha lalu.

Sementara itu. uskup agung kolombo kardinal malchom Rajith, mengatakan, pihakny tidak bisa mengambil posisi terkait larangan paskah lalu.

kami tidak b isa mengambil posisi. kami tidak tau dasar dari strategi.

0 komentar:

Posting Komentar